home Berita Terkini, Bus & Truk Proyeksi Penjualan Truk Mitsubishi

Proyeksi Penjualan Truk Mitsubishi

Jakarta, MobilKomersial.com – Proyeksi Penjualan Truk MitsubishiPenjualan truk Mitsubishi Fuso terbilang masih cukup stabil, sepanjang Januari hingga akhir Oktober PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTBM) mencatatkan penjualan kendaraan niaga truk sebanyak 42 ribu unit hingga triwulan III 2014. Penjualan unit truk di Provinsi Jawa Timur berkontribusi sebesar dengan menyumbang 18 persen terhadap keseluruhan penjualan pada tahun ini.

Kendaraan niaga Truk Mitsubishi

Operating Marketing Director PT KTBM Daisuke Okamoto mengatakan kendaraan niaga truk Mitsubishi menguasai pangsa pasar sekira 47 persen secara nasional. “Persentase ini sedikit lebih menurun dibandingkan tahun lalu, tapi pada tahun depan kami optimis akan kembali menguat,” katanya dalam peluncuran New Fuso FJ2523 Super Long dan New Fuso FJ2523 Super Mixer di Surabaya, Rabu (29/10).

New Fuso FJ2523 Super Long dan New Fuso FJ2528 Super Mixer diklaim sebagai kendaran dengan kualifikasi terbaik di kelasnya. Jenis FJ2523, misalnya, memiliki panjang keseluruhan mencapai 11,967 meter dan kapasitas tampung 56,4 m3. Dengan harga yang ditawarkan Rp584 juta off the road di Jabodetabek. Jenis FJ2528 Super Mixer mengadopsi mesin diesel 6S20, 6 silinder 6.373 cc dengan tenaga maksimal 280 ps/2.200 rpm. Truk pengaduk semen ini dibanderol Rp746,5 juta off the road Jabodetabe

Jawa Timur Pasar Potensial

Menurut Daisuke, Jawa Timur  merupakan pasar yang sangat potensial bagi penjualan kendaraan niaga truk seiring pertumbuhan dan perkembangan ekonomi daerah sekitarnya. “Permintaan kendaraan niaga di kawasan Jawa Timur terus merningkat dalam jangka panjang,” katanya.

Pihak KTBM mengatakan, akan memperkenalkan model terbaru dari truk fuso secara bertahap kepada pasar lokal. Khususnya sejumlah daerah yang penting dan memiliki permintaan tinggi akan alat transportasi untuk usaha logistik dan infrastruktur.

Head of Field Marketing Mitsubishi Truk dan Bus KTBM, Doni Masoeni mengatakan penjualan truk di Jawa Timur sempat menurun. “Tapi penjualan truk Fuso masih unggul di kelasnya,” terangnya.

Dia optimistis penjualan truk Mitsubishi akan terus naik dengan dukungan 222 dealer resmi dan 4.500 toko suku cadang. Selain itu, layanan purna jual khusus kendaraan niaga akan dikembangkan menjadi delapan truk center dan delapan parts depo.

Kepastian Harga BBM

Terkait dengan kenaikan BBM, Daisuke Okamoto mengatakan kenaikan tersebut akan memberikan pengaruh terhadap pasar otomotif. “Memang soal BBM naik kalau dilihat sejarahnya pasti mempengaruhi pasar sesaat. Tapi dalam jangka panjang akan memberi pengaruh yang baik. Oleh karena itu, kami butuh kepastian kenaikan harga saat ini untuk kelangsungan bisnis dalam jangka panjang,” katanya.

Menurut dia, kondisi global saat ini memberikan pengaruh terhadap penjualan kendaraan niaga truk secara keseluruhan dari berbagai merek. Setidaknya diperkirakan terjadi penurunan penjualan 90 ribu unit dari berbagai merek kendaraan niaga truk secara keseluruhan. Namun, akan kembali membaik dalam jangka panjang seiring perbaikan ekon

Tinggalkan Balasan