home Berita Terkini Soal Kenaikan BBM, Organda dan Aptrindo Beda Pandangan

Soal Kenaikan BBM, Organda dan Aptrindo Beda Pandangan

image-mobkom-Soal Kenaikan BBM, Organda dan Aptrindo Beda Pandangan
Foto : Istimewa

Jakarta, MobilKomersial.com – Asosiasi Pengusaha Truk (Aptrindo) bersilang pendapat dengan Organisadi Angkutan Darat (Organda) terkait masalah kenaikan harga BBM bersubsidi.

Organda menolak kenaikan harga BBM bersubsidi karena akan berdampak pada daya beli masyarakat yang secara langsung akan menurunkan pendapatan mereka akibat membengkaknya biaya operasional yang tidak sebanding dengan kenaikan tarif.

Sementara Aptrindo setuju bila ada kenaikan harga BBM bersubsidi akan mempengaruhi kenaikan tarif pelayanan angkutan truk barang. Kyatmaja Lookman, Perintis Aptrindo menjelaskan selama ini biaya pelayanan angkutan barang tidak naik karena tidak ada kenaikan BBM.

Lookman menambahkan, biaya pelayanan truk barang hanya naik saat ada kenaikan BBM, padahal biaya operasional tetap naik karena kenaikan tarif tol, tarif penyeberangan, tarif kuli muat dan harga kendaraan komersial.

Bila ada kenaikan BBM bersubsidi, kata Lookman, harga jasa layanan angkutan barang bisa dikerek oleh para pengusaha angkutan barang.Menurutnya jika tarif BBM naik sekitar 30%, tidak akan memberikan dampak berkepanjang bagi masyarakat, sebab shocnya hanya terasa satu bulan setiap kali ada kenaikan BBM.

Aptrindo sendiri menyarankan untuk mereka yang tidak setuju dengan kenaikan BBM bersubsidi sebaiknya meminta kompensasi atau subsidi dengan bentuk lain misalnya pemerintah menurunkan tarif impor komponen suku cadang kendaraan yang mayoritas belum diproduksi dalam negeri.

Tinggalkan Balasan