home Berita Terkini Siswa SMP Dilarang Kendarai Motor

Siswa SMP Dilarang Kendarai Motor

Siswa SMP Dilarang Bawa Motor
FOTO: kabayogastea.blogspot

Jakarta, MobilKomersial.com – Waspadalah bagi anda para orang tua yang memberikan sepeda motor untuk anak yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Karena saat ini pihak kepolisian telah memberikan larangan bagi siswa siswi SMP yang mengendarai motor.

Menurut Kepala Sub Direktorat Penegakan dan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Hindarsono, kecenderungan siswa SMP yang membawa motor masih sangat lemah dalam kesadaran berlalu lintas. Tak jarang, banyak angka kecelakaan yang disebabkan oleh prilaku berkendara yang buruk itu.

Selain prilaku dalam berkendara yang masih buruk, pelajar yang masih duduk di bangku SMP masih belum memenuhi syarat dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Dapat diartikan, semua siswa-siswi SMP yang sudah mengendarai sepeda motor, kesemuanya belum mempunyai SIM.

Dengan tegas Hindarsono mengatakan, bagi pelajar SMP yang ketahuan mengendarai sepeda motor, terlebih dengan menggunakan atribut sekolah, akan mendapatkan tindakan tegas berupa pengamanan, penilangan dan sepeda motor yang dipakainya harus “dikurung” selama satu bulan.

“kalau sudah begitu, kita akan panggil orang tua dan gurunya. Agar mereka peduli,” kata Hindarsono saat dihubungi MobilKomersial.com, Kamis (23/10).

Hindarsono menilai, orangtua lah yang paling bertanggung jawab atas hal ini. Karena biar bagaimanapun, orangtua yang mengizinkan, bahkan membelikan sepeda motor bagi anaknya yang masih belum cukup usia.

Setelah satu bulan sepeda motor “dikandangkan,” orangtua harus membuat pernyataan tertulis untuk tidak mengizinkan anaknya yang belum cukup usia itu kembali mengendarai motor. Hal itu sebagai pernyataan dan syarat untuk mengambil kembali motor yang “dikandangkan.”

Peraturan ini sudah berlaku selama kurang lebih satu tahun, dan sudah puluhan bahkan ratusan motor yang terjaring karena dikendarai oleh siswa SMP.

Jadi bagi anda sebagai orangtua, sebaiknya peduli akan hal ini. Karena jika dilihat dari kesadaran berkendara yang masih minim, bukan hanya membahayakan pengendara lainnya, tetapi buah hati anda sendiri.

Tinggalkan Balasan