home Berita Terkini Mobilio Picu Pertempuran Segmen MPV di Indonesia

Mobilio Picu Pertempuran Segmen MPV di Indonesia

Mobkom-Image-Honda Mobilio Siap Dipasarkan
Foto: Anton Ryadie

Jakarta, MobilKomersial.com – Kehadiran Honda Mobilio sebagai segmen mobil MPV di Indonesia berhasil meraih dua kali lipat pangsa pasar tahun ini. hal ini memacu pecahnya perang harga dengan Toyota. Ini merupakan medan pertempuran terbaru untuk dunia otomotif.

Toyota bersama Daihatsu telah lama menikmati pangsa pasar di Indonesia, dengan presentase lebih dari 50 persen. Sebagai negara emerging market kelas menengah, Indonesia telah tertarik untuk meng-upgrade bisnis kendaraan dari roda dua ke roda empat. Hal ini membuatnya sebagai target utama bagi produsen mobil global disaat melambatnya permintaan di Amerika Serikat dan Eropa.

Dalam beberapa dekade terakhir, Toyota dan Datsun menjadi yang terdepan dalam penawaran segmen lower-range MPV, atau yang lebih kita kenal dengan sebutan “mobil keluarga.” Pangsa pasar seperti ini yang membuat pabrikan lain seperti General Motor (GM), Nissan dan lainnya menurunkan takhta mereka.

Kehadiran Mobilio, MPV dengan 7 kursi kini membuktikan diri sebagai penantang serius Toyota dan Daihatsu. Dibandrol sekitar 165 juta rupiah, Mobilio sudah menginvasi dengan melepas 67.000 unit sejak kehadirannya Januari lalu.

Otomatis mendorong kenaikan pangsa pasar Honda di Indonesia hingga 13,6 persen. Sementara itu, pangsa pasar Toyota Group di Indonesia telah turun menjadi 48,7 persen pada akhir kuartal tiga lalu. menurut data dari PT Astra International, sejak lima tahun lalu Toyota menguasai 54 persen market share di Indonesia.

Menurut Davy Tuilan, Direktur Pemesaran PT. Suzuki Indomobil Sales, lower-range MPV, termasuk Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia memiliki andil sepertiga dari penjualan industri otomotif tanah air.

“Pasar Indonesia saat ini lebih terbuka, karena semua orang sudah siap dengan line-up produk mobil LCGCs dan segmen low MPV,” ujarnya.

Keberhasilan Mobilio menarik hati pasar Indonesia, seakan memberi sinyal bahwa Toyota mungkin sudah puas mendominasi pasar ini sejak lama. Banyak orang mengatakan selain harga yang kompetitif, juga memiliki desain ramping dan menawarkan lebih banyak ruang daripada para pesaingnya.

Untuk melindungi posisinya di pasar, Toyota akan meningkatkan dan memperkuat pemjualan dan layanan jaringan.

Tinggalkan Balasan