home Berita Terkini Kenaikan Harga BBM Dikhawatirkan Turunkan Penjualan Kendaraan Komersial

Kenaikan Harga BBM Dikhawatirkan Turunkan Penjualan Kendaraan Komersial

image-mobkom-kenaikan-harga-bbm-dikhawatirkan-turunkan-penjualan-kendaraan-komersial
FOTO : Anton Ryadie

Sentul, MobilKomersial.com – Wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) setidaknya membuat banyak pihak merasa khawatir. Pasalnya, pengalaman mencatat setiap kali terjadi kondisi seperti ini selalu diikuti dengan terkereknya banderol berbagai produk termasuk kendaraan niaga.

Menanggapi fenomena terbatasnya stok solar subsidi saat ini yang dikhawatirkan bakal terjadi kenaikan harga BBM subsidi, Rizwan Alamsjah, Executive Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), menyatakan bahwa pihaknya sejauh ini belum merasa terganggu dengan wacana pemerintah bakal menaikkan harga BBM subsidi, dan belum berpengaruh pada penjualan kendaraan komersial dari Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC)

“Tergantung kenaikan harga BBM-nya sampai seberapa besar? Sebab kita sendiri belum tahu berapa besaran kenaikannya. Kalau kenaikannya 20 persen dari harga saat inil, biasanya tak terlalu berpengaruh,” jelas Rizwan di sela peluncuran Mitsubishi New Fuso FJ 2523 (6×2) di sirkuit Sentul, Bogor, Rabu (3/9).

Meski demikian, pria murah senyum ini mewanti agar kenaikan harga BBM tidak lebih dari 20 persen dari harga normal. Menurut Rizwan, jika kenaikannya melebihi 20 persen maka otomatis akan berdampak pada penjualan kendaraan komersial maupun passenger car.

“Dulu kan pernah enam bulan (penjualan) kita turun gara-gara BBM naik, waktu itu tahun 2005. Karena saat itu kenaikannya dua kali lipat dari harga sebelumnya, yang menyebabkan lebih dari enam bulan pasar (kendaraan komersial) turun,” beber Rizwan.

Riswan berharap harga BBM yang rencananya akan mengalami kenaikan dalam waktu dekat ini tidak terlalu tinggi. Karena jika kenaikannya terlalu tinggi dikhawatirkan akan menimbulkan kepanikan pasar, termasuk shock pada psikologi masyarakat lantaran sangat berpengaruh pada daya beli masyarakat.

Tinggalkan Balasan