home Berita Terkini, Mancanegara Perangi Markup, GM Kerjasama dengan Cina

Perangi Markup, GM Kerjasama dengan Cina

image-mobkom-Perangi Markup, GM Kerjasama dengan Cina
Foto : Leftlane News

Tokyo, MobilKomersial.com– General Motors (GM) mengakui ikut berperan aktif dalam penyelidikan menyangkut kebijakan merugikan produsen yang dilakukan Chysler dan Audi sehingga mendapat sanksi oleh regulator antitrust Cina.

Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Cina, dalam penyelidikan pada pabrikan mobil asing yang menemukan indikasi produsen mobil asing melakukan monopoli harga dengan kebijakan yang kadang memaksa pembeli Cina untuk membayar 3-4 kali lebih tinggi model yang diimpor.

GM dan produsen otomotif asal Cina, SAIC Motor, dilaporkan pada tahun 2012 sepakat untuk bekerjasama dalam penyelidikan dan penelitian berbagai kasus terkait mobil asing. Tidak jelas apakah interaksi ini berlaku positif jika GM masuk daftar perusahaan yang menyalahi aturan.

Shanghai GM mengklaim, bahwa produk mereka dijual dengan harga yang sangat wajar dan tidak ada makup dalam penjualan. Harganya setara tiga kali dengan biaya kendaraan baru yang persis sama dengan harga yang berlaku di Amerika Serikat.

Seperti dilansir Leftlane News, oknum dalam produsen mobil besar kadang mengambil bagian melalui joki untuk mendapat keuntungan dari pasar otomotif asing. Beberapa menggunakan kesempatan dengan alasan, mahalnya biaya pengiriman atau pengangkutan, atau bea masuk pemerintah negara tujuan.

Karena itu, hukum Cina memungkinkan denda perusahaan hingga sepuluh persen dari pendapatan tahun sebelumnya jika ada produsen mobil besar melanggar peraturan antitrust dan mengorbankan konsumen untuk keuntungan pribadi yang tidak wajar. (LCO)

Editor: Dedi Sofyan

Tinggalkan Balasan