home Berita Terkini, Bus & Truk Truk Volvo Mulai Menjajal Jalur Aspal

Truk Volvo Mulai Menjajal Jalur Aspal

image-mobkom-truk-volvo-mulai-menjajal-jalur-aspal
FOTO : Antonius Paulo Sulistyo

Jakarta, MobilKomersial.com – PT Volvo Indonesia sebagai agen resmi pemegang merek truk Volvo di Tanah Air, sekaligus perwakilan Volvo Group Asia-Pacific untuk market Indonesia, selama ini lebih fokus ke pasar kendaraan komersial kategori heavy duty terutama di wilayah pertambangan. Sebab jika melihat sejarahnya, truk Volvo sudah eksis sejak tahun 1980-an dalam mendukung kebutuhan kendaraan angkut tugas berat di Indonesia.

image-mobkom-truk-volvo-mulai-menjajal-jalur-aspal-1

Meski begitu, tak tertutup kemungkinan bagi truk Volvo untuk menjajal jalur aspal (on-road), yang berkorelasi dengan transportasi logistik antar-kota. Tahun lalu MobilKomersial.com sempat berbincang langsung dengan Pierre-Jean Verge-Salamon selaku President Director PT Volvo Indonesia, di sela acara Volvo Trucks Asia Pacific Fuelwatch Championship Final 2013 di Mt Cotton Training Centre, Cornubia, Brisbane, Australia.

Menurut PJ, sapaan akrabnya, Volvo Indonesia memang sudah berencana untuk bermain di trek aspal, terutama di sektor logistik yang dianggap cukup menjanjikan untuk digarap lebih serius. “Tidak menutup kemungkinan bagi kami (Volvo Indonesia) untuk mengambil peluang ke arah itu (transportasi logistik), dan tentunya kami akan serius dan berkomitmen dalam menggarap pasar potensial di Indonesia, khususnya untuk kendaraan komersial non-pertambangan,” urai pria asal Perancis ini.

image-mobkom-truk-volvo-mulai-menjajal-jalur-aspal-2

Pernyataan PJ tersebut mulai terjawab, dengan dirilisnya beberapa tipe truk Volvo terbaru bertansmisi otomatis yang sudah dibekali teknologi canggih di kelasnya, yaitu FMX series dan FH series, yang rencananya mulai didistribusikan  ke pelanggan mulai akhir Juni 2014. Kedua kendaraan ini menggunakan mesin berspesifikasi Euro3 yang mampu menekan penggunaan bahan bakar secara efisien.

“Kami mulai melihat kebutuhan pasar truk berteknologi maju di Indonesia kini tidak hanya dibutuhkan di segmen pertambangan saja. Namun kebutuhan akan teknologi ini sebenarnya dapat diaplikasikan pada transportasi darat non-pertambangan khususnya untuk transportasi logistik,” ungkap PJ meyakinkan.

PJ yakin jika kendaraan komersial dari Volvo yang sudah menganut teknologi canggih itu, akan menambah nilai efisiensi bahan bakar yang lebih maksimal dalam usaha transportasi. “Tapi perlu juga ditunjang dengan kualitas bahan bakar yang lebih baik, termasuk transfer pengetahuan tentang truk dengan teknologi maju untuk mengedukasi konsumen dalam penggunaannya, supaya dapat lebih diterima oleh masyarakat luas,” tutup pria ramah ini.

 

Tinggalkan Balasan