home Berita Terkini Top 1 Academy Ajak Anak Muda Indonesia Miliki Bengkel Sendiri

Top 1 Academy Ajak Anak Muda Indonesia Miliki Bengkel Sendiri

 

image-mobkom-top-1-academy
Foto: evintermedia

Jakarta, MobilKomersial.com – Kaum muda Indonesia merupakan investasi berharga bagi kemajuan bangsa ke depan. Hal ini menjadi titik acuan oli Top 1 untuk mengarahkan program Corporation Social Responsibility (CSR) mereka bagi pengembangan kualitas kaum muda di Indonesia.

FX Budhi Hendarto, Chief Marketing Officer, PT. Topindo Atlas Asia mengungkapkan hal tersebut berbarengan dengan diresmikannya Program CSR bertema “Top 1 Academy”. PT. Topindo Atlas Asia melakukan sebuah program kreatif untuk mencari, membina, dan mendampingi generasi muda Indonesia yang memiliki passion di bidang otomotif untuk menjadi usahawan muda yang mandiri.

“Kita tidak ingin mereka, kaum muda kita, hanya bisa memperbaiki motor atau mobil tetapi lebih dari itu. Mereka bisa mengelola bengkel dan menjadi bos di bengkel itu,” sahut Budhi, di Paladian Cafe, Senin (14/07).

Program ini, jelasnya, akan dimulai dari SMK dan Balai Latihan Kerja (BLK) di tiga puluh empat provinsi di seluruh Indonesia. Untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas sebagai mekanik handal sekaligus mampu mengelola bengkelnya sendiri.

“Kita akan fasilitasi kaum muda kita. Untuk usaha bengkel, mereka hanya perlu modal, tempat, alat dan sparepart,” jelas pria yang sudah lama berkecimpung di dunia usaha ini.

Untuk itu, ungkap Budhi, Kegiatan ini akan dimulai dengan memanfaatkan masa magang anak-anak SMK untuk membimbing dan mendampingi mereka hingga mereka sampai pada tahap mandiri. Lebih spesifik, dia menjelaskan, untuk tempat anak-anak akan mencari sendiri dan biayanya dihasilkan dari kerja mereka selama masa pendampingan dan magang. Sementara untuk alat dan sparepart, Top 1 bekerjasama dengan beberapa sponsor yang turut serta jadi partner program “Top 1 Academy”.

“Kita sudah bekerjasama dengan 28 ribu bengkel di seluruh Indonesia untuk melakukan pembinaan pada anak-anak SMK saat magang sekolah dan masa magang lanjutan, untuk belajar bagaimana mengelola bengkel,” pungkas Budhi. (LCO)

Editor: Amos Anugrah

Tinggalkan Balasan