home Berita Terkini Proyek Mobil Murah Indonesia dan Serapan Tenaga Kerja

Proyek Mobil Murah Indonesia dan Serapan Tenaga Kerja

image-mobkom-serapan-tenaga-kerja
Foto: Amos Anugrah

Jakarta, MobilKomersial.com – Proyek mobil murah Indonesia atau yang juga dikenal dengan nama kendaraan bermotor roda empat hemat bahan bakar dan harga terjangkau (KBH2) memiliki andil besar dalam menyerap tenaga kerja. Tercatat lebih dari seratus ribu orang terlibat dalam siklus proyek nasional ini.

Dengan nilai investasi yang besar, hingga mencapai 7 miliar dolar AS, proyek mobil murah Indonesia pun memerlukan dukungan dari tenaga kerja lokal. Tidak kurang dari 100 ribu orang terlibat dalam beragam sektor proyek KBH2.

Tercatat ada 30 ribu lebih orang yang berpartisipasi dalam sektor perakitan. Sementara untuk tingkat distribusi dan layanan purna jual ada lebih dari 70 ribu orang yang turut serta. Belum lagi menyebutkan berapa tenaga kerja yang berperan pada sektor pabrikan.

Mengambil contoh terdekat, Datsun, yang tengah gencar mempromosikan varian terbaru mereka di Indonesia,Datsun GO + Panca. Varian 7-seater yang telah diluncurkan beberapa waktu silam ternyata tergolong masuk ke dalam KBH2. Demi memenuhi syarat kandungan 80% lokal, maka sang induk, Nissan Motor Indonesia, membuat sebuah pabrik kedua di daerah Purawakarta, Jawa barat.

Pabrik dengan nilai investasi 33 milyar yen ini ternyata sanggup memiliki andil besar dalam serapan tenaga kerja nasional. Tidak kurang dari 3.000 peluang pekerjaan dibukakakn bagi masyarakat lokal dan sekitar. Maka tidak heran, dengan mengingkatnya ritme pabrikan untuk mengikuti program mobil murah, meningkat pula kebutuhan tenaga kerja yang diperlukan. (MOS)

Editor: Amos Anugrah

Admin

Jurnalis muda yang bersemangat dan selalu ingin belajar. Sekarang berkonsentrasi dalam dunia otomotif di MobilKomersial.com

Tinggalkan Balasan