home Berita Terkini, Bus & Truk Mitsubishi dan Hino Jagokan Kategori 2

Mitsubishi dan Hino Jagokan Kategori 2

image-mobkom-mitsubishi-dan-hino-jagokan-kategori-2
FOTO : Antonius P.S.

Jakarta, MobilKomersial.com – Pasar kendaraan komersial kategori truk, berdasarkan pantauan MobilKomersial.com terhadap permintaan pasar truk sejak 2013 hingga akhir semester pertama 2014, trennya memang sedang mengalami penurunan. Namun, Mitsubishi dan Hino tetap jagokan truk kategori 2 (light truck /truk ringan) sebagai andalan jualannya.

Rizwan Alamsyah selaku Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), mengakui jika penurunan pasar truk memang terjadi di tahun lalu. Menurut data dari KTB, selama kurun waktu 2013 total pasar truk untuk semua kategori di Indonesia turun sekitar 2,6 persen. Meski begitu, Rizwan menegaskan bahwa penjualan truk Mitsubishi sendiri di Indonesia mengalami peningkatan sekitar 4,5 persen.

Pasalnya, lanjut Rizwan, penjualan truk Mitsubishi kategori 2 di bulan Mei 2014 sebanyak 4.240 unit, dan meningkat sekitar 7,55 persen di bulan Juni 2014 dengan catatan penjualan 4.560 unit. Sementara pada periode Januari-Mei 2014 total jualan KTB di segmen truk secara keseluruhan mencapai 27.399 unit.

DSC_9661PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) sebagai pemegang merek kendaraan komersial Hino di Tanah Air, juga mengakui penurunan pasar truk secara nasional di semester awal 2014, jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2013 .

Menurut Santiko Wardoyo, Sales and Promotion Director HMSI, penurunan pasar truk memang lebih terasa untuk produk kategori 3 (medium truck). Dalam kesempatan buka puasa bersama Hino di markas besar HMSI, Jl. MT Haryono-Jaksel, Selasa (8/Juli), Santiko membeberkan kepada MobilKomersial.com seputar kenaikan jualannya di segmen truk kategori 2 dari Hino.

Truk ringan andalan Hino, Dutro series, lanjut Santiko, mengalami peningkatan penjualan sekitar 20,81 persen selama periode Januari-Mei 2014 sebesar 7.064 unit, jika dibandingkan dengan periode Januari-Mei 2013 sebanyak 5.847 unit. (LCO)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan