home Berita Terkini, Bus & Truk, Mancanegara Edan, Armada Truk Keliling Dunia dalam 23 Hari

Edan, Armada Truk Keliling Dunia dalam 23 Hari

Image-Mobkom-Edan,-Armada-Truk-Keliling-Dunia-dalam-23-Hari
Foto: Thinkprogress

Toronto, Mobilkomersial.com – Lebih dari 300 peserta yang terdiri dari 30 tim armada truk asal AS dan Kanada, berhasil melakukan perjalanan penuh tantangan. Bagaimana tidak, mereka mampu melintasi jarak sejauh 25 ribu mil, atau setara dengan jarak keliling dunia, akhir Juli ini. Hebatnya, waktu yang dibutuhkan hanya 23 hari.

Seperti dirilis Truck News, adalah Healthy Trucker, sebuah divisi truk dari asuransi NAL, yang menghelat acara ini. Diungkapkan Glenn Caldwell, Kepala Pemasaran NAL, jarak sejauh 25 ribu mil hanya merupakan tantangan awal. Melihat animo industri truk yang cukup tinggi pada helatan ini, mereka bakal mengadakan acara serupa yang lebih menantang. “Kami merencanakan jarak yang lebih fantastis di sekitar September nanti,” janji Caldwell.

Caldwell menambahkan, serunya perjalanan terlihat dari dinamika peserta. Tiap-tiap tim berusaha mengeluarkan kemampuan terbaiknya, baik dari sisi teknologi mesin maupun perangkat pendukung lainnya. Misalnya saja, setiap peserta melengkapi diri dengan teknologi navigasi selular yang mumpuni.

“Awalnya tantangan ini dibuat untuk meningkatkan kinerja para praktisi industri truk. Dengan ajang ini diharapkan banyak inovasi,  ide-ide atau teknologi baru yang bisa diterapkan, terutama untuk armada truk yang terbiasa melakukan perjalanan panjang,” beber Caldwell. Ia menambahkan, pada September nanti, selain jarak yang lebih jauh, pihaknya juga mengundang lebih banyak peserta.

Hal senada diungkapkan Sheldon Hayes, manajer keamanan Healthy Truck. Menurutnya, ajang ini penting, karena selain sebagai indikator ketahanan mesin dan teknologi truk, juga dapat mengukur tingkat profesionalitas para pengendara truk.

“Dengan ajang ini dapat dilihat bagaimana para pengemudi truk mengantisipasi tiap hambatan yang ada. Kerjasama antar tim juga menjadi satu pelajaran dan nilai tambah tersendiri,” ungkap Hayes. (ATN)

Tinggalkan Balasan