home Aftermarket, Berita Terkini, CSR Achilles Siap Berangkatkan 5 Anak Indonesia Ke MU

Achilles Siap Berangkatkan 5 Anak Indonesia Ke MU

image-MobKom-Achiles Siap Berangkatkan 5 Anak Indonesia ke MU
Foto : Wilfidus

Achilles Siap Berangkatkan 5 Anak Indonesia Ke MU

Jakarta, MobilKomersial.com– PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MAS), sebagai produsen resmi ban mobil bermerk Achilles dan ban motor Corsa, melakukan sebuah program inovatif untuk menumbuhkan harapan dan mimpi anak-anak Indonesia. Mereka memberangkatkan 5 orang anak Indonesia yang berbakat di bidang sepak bola untuk menikmati latihan di Old Traffold, Mancester United.

Direktur PT MAS, Piter Tanuri, mengatakan program ini terselenggara atas kerjasamanya dengan Kick Andy Foundation dengan tajuk “Gerakan Sejuta Bola”. Program ini dilakukan dengan membagikan bola pada klub-klub di daerah yang tidak mampu dan mencari anak-anak berbakat yang berprestasi dari keluarga tidak mampu sebagai inspirator semangat bagi seluruh anak Indonesia.

“Program ini jadi komitmen Achilles untuk mewujudkan mimpi anak Indonesia, memajukan sepak bola nasional terutama buat usia-usia muda yang bertalenta tapi tidak memiliki harapan,” kata Piter dalam Sarasehan dan Buka Bersama Achiles Corsa, di Jl, Raya Panjang, Kedoya Selatan, Jakarta Barat, Senin (7/6).

Dari pencarian mereka, jelas Piter, ada 32 anak yang berhasil lolos dan ikut pelatihan di Jakarta. Hasil seleksi lanjutan, 6 anak dari berbagai daerah akhirnya lolos dan mengikuti training langsung di Kamp Menchester United. “Saya berharap melalui program ini, kita tumbuhkan harapan anak-anak agar mereka yang potensial dan berbakat dapat mewujudkan mimpinya mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” jelas Piter bersemangat.

Berikut nama 6 anak yang akan mengikuti training di Menchester United.
– Richard Ferdinant (Tangerang)
– Jani Robert Yawan Bades (Merauke)
– Asep Setiawan (Bandung)
– Appriangga Putra Kafabi (Mojokerto)
– Bastian (Hambau, Kalimantan Timur)
– Jeksen Marlif Yohanes Najoan ( Manado)

Dari keenam nama ini,  seorang perserta asal Merauke, Papua Jani Robert Yawan Bades, harus menanti hingga tahun depan karena bermasalah pada status orang tua pada kepengurusan imigrasi.

Tinggalkan Balasan