home Berita Terkini, Teknologi Karena Uber, Ribuan Supir Taxi di Eropa Mogok

Karena Uber, Ribuan Supir Taxi di Eropa Mogok

image-mobkom-karena-uber-ribuan-supir-taxi-di-eropa-mogok
Foto : Istimewa

Dengan teknologi smartphone yang semakin cepat dan internet nirkabel murah, semakin banyak orang yang mengunakan dunia online untuk memudahkan mereka mencari sesuai dengan keinginannya. Sebuah aplikasi baru telah diperkenalkan yang diberi nama Uber untuk mempermudah tumpangan mencari pengendara dengan menekan sebuah tombol. Aplikasi tersebut tersedia lebih dari 100 kota dan 30 negara yang menawarkan penggunanya untuk memilih harga yang paling kompetitif.

Seperti dikutip Autoevolution, disisi lain supir taksi tidak terlalu senang dengan hadirnya teknologi yang baru ditemukan. Namun sebagai pengemudi taksi memprotes dengan hadirnya teknologi aplikasi Uber dan aplikasi lain seperti itu.

Pemogokan serupa dilaporkan di kota-kota besar lainnya seperti Paris, Madrid, Roma dan Berlin. Uber memungkinkan orang untuk mengunakan media online dan menemukan driver terdekat yang akan memberi mereka tumpangan untuk jumlah yang lebih kecil uang. Tetapi beberapa sopir taksi dapat membayar puluhan ribu euro pada mobil dan lisensi serta beberapa dari mereka sedang  keluar dari bisnis.

Transportasi untuk London, sebuah badan pemerintah daerah yang bertanggung jawab atas sebagian besar aspek sistem transportasi di Greater London, mengatakan Uber tidak melanggar hukum karena tidak ada koneksi fizical antara aplikasi dan mobil.

Selain itu, beberapa sopir taksi telah mengklaim bahwa aplikasi ini disusun untuk melakukan perampokan, karena memungkinkan orang memotong peraturan apapun. Tapi minggu lalu perusahaan telah mengeluarkan dana sekitar 18 miliar US dolar sampai 1,2 miliar US dolar untuk perdana aplikasi tersebut.

Uber Technologies, yang berbasis di California, mengumumkan bahwa pendaftaran melonjak mencapai 850 persen pada hari Rabu (11 Juni), yang menunjukkan bahwa beberapa orang baru saja mendengar tentang app untuk pertama kalinya karena protes sopir taksi, dan melihat sesuatu yang mereka sukai, namun sebuah aplikasi gratis tersebut telah memberi mereka akses ke harga yang kompetitif. (DD)

Editor: Dedi Sofyan

Dedi Sofyan

Wartawan muda yang dinamis dan penuh potensi. Ranah otomotif adalah minatnya, dan Mobilkomersial.com jadi tantangannya.

Tinggalkan Balasan