home Berita Terkini, Mancanegara Atasi Polusi, China akan Tambahkan Insentif Mobil Listrik

Atasi Polusi, China akan Tambahkan Insentif Mobil Listrik

mobkom-image-atasi-polusi-china-berikan-insentif-baru-untuk-mobil-listrik
Foto : InautoNews

Berusaha untuk mengeluarkan kebijakan terbaru yang dapat menekan angka polusi. Hal tersebut rasanya cukup tepat ditujukan bagi usaha pemerintah yang belum lama ini mengeluarkan kebijakan baru akan memberikan tambahan insentif baru bagi warganya yang mau beralih menggunakan mobil listrik.

Pasalnya, sebagai salah satu negara dengan pasar mobil terbesar di dunia, China belakangan dikabarkan menjadi salah satu negara yang angka polusinya cukup mengkhawatirkan.

Seperti dilansir Inautonews, Wakil Perdana Menteri China, Ma Kai menyatakan, pihaknya kini tengah menyiapkan insentif baru yakni akan memberikan tambahan insentif baru bagi masyarakat yang akan memilih menggunakan kendaraan listrik.

“Saat ini, insentif yang masih berlaku adalah menurunkan pajak penjualan 10 persen untuk mobil ramah lingkungan termasuk teknologi hibrida “Plug in” listrik atau sel bahan bakar,”ujarnya.

Analis guotai Junan Securities di Shenzhen, Harry Chen seperti dilansir Bloomberg menyatakan, kendaraan dengan energi alternatif sangat penting bagi China untuk mengurangi ketergantungan pada energi (konvensional).

“Mengurangi pajak pembelian tentu bisa mendorong orang punya alasan untuk membeli mobil (ramah lingkungan) yang harganya cukup mahal,” tutup Harry Chen.

Dan dari informasi yang berhasil dihimpun, pemerintah pusat China menargetkan penjualan mobil berteknologi bahan bakar alternatif bisa mencapai 500.000 unit pada 2015.

Namun, dalam lima tahun terakhir hanya 70.000 unit saja yang terjual di seluruh China.

Selain itu, Pemerintah China juga sempat menurunkan insentif mobil ramah lingkungan menjadi 5 persen pemotongan pajak penjualan pada 2014 dan 10 persen mulai 2015 dan 2016. (DD/EDO)

Editor : Edwardson

Dedi Sofyan

Wartawan muda yang dinamis dan penuh potensi. Ranah otomotif adalah minatnya, dan Mobilkomersial.com jadi tantangannya.

Tinggalkan Balasan