mobkom-image-Revitalisasi-Manggarai-Cerminkan-Terminal-Masa-Depan

Revitalisasi Manggarai, Cerminan Terminal Masa Depan

Galat basis data WordPress: [Got error 28 from storage engine]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wp_options`

Galat basis data WordPress: [Got error 28 from storage engine]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wp_options`

Galat basis data WordPress: [Got error 28 from storage engine]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wp_options`

mobkom-image-Revitalisasi-Manggarai-Cerminkan-Terminal-Masa-Depan
Foto: Istimewa

Sebuah perubahan baru mulai terlihat di  Terminal Manggarai. Revitalisasi yang dilakukan mencerminkan konsep terminal masa depan yang mirip dengan hotel bintang lima.

Itulah yang diungkapkan oleh Gubernur Jakarta, Joko Widodo, saat membeberkan konsep terminal masa depan beberapa waktu lalu di Jakarta.

Jokowi menginginkan hilangnya citra terminal sebagai sarang preman dan polusi. Harus ada taman hijau, alur kendaraan yang tertib dan fasilitas keselamatan bagi penumpang.

Setidaknya konsep tersebut sudah terlihat dalam revitalisasi terminal bus Manggarai, Jakarta Selatan. Sudah dilakukan perombakan dalam terminal yang awalnya suram dan kecil tersebut. Bangunan-bangunan yang tinggi menjulang sudah menujukan bentuknya diiringi dengan pemasangan tiga eskalator layaknya hotel mewah. Tangga penyebrangan pun dipasang untuk memudahkan penumpang bus untuk naik ke dalam terminal tersebut.

“Sehingga yang nyeberang aman, busnya juga bisa mengalir dengan lancar,” papar Jokowi, Senin (3/2).

Hal ini akan berlaku sama dengan 17 terminal lain yang dijadwalkan direvitalisasi pada 2014. Dalam daftar tersebut termasuk Pulogadung, Kampung Rambutan dan Kalideres.

Sentral Pelayanan Transportasi Publik Antarmoda

Ke depannya, terminal Manggarai juga akan dijadikan titik sentral pelayanan transportasi publik antarmoda dalam kota Jakarta dan dalam waktu yang bersamaan pula akan dirancang pula pembangunan sub terminal induk dipinggiran kota Jakarta sebagai tempat transit untuk menampung bus-bus dari dan ke luar kota, yakni terminal di Pulogebang (kini sudah mulai dioperasikan), sebagai pengganti terminal Pulogadung untuk melayani bus antarprovinsi dari Jawa Tengah bagian utara, Jawa Timur hingga Bali, terminal Kalideres, Cengkareng untuk melayani bus antarprovinsi Banten dan Sumatera, serta terminal Kampung Rambutan untuk melayani bus antarprovinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian selatan.

Selain itu, Adapula tambahan pembangunan sub terminal induk di Lebak Bulus untuk melayani bus antarprovinsi sebagian Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.

Di tempat terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menilai rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk merevitalisasi sejumlah terminal dapat meningkatkan jumlah pengguna angkutan umum di ibu kota.

“Dengan dilakukannya revitalisasi, maka kondisi terminal menjadi semakin bersih, rapi, tertib, tertata dan nyaman. Sehingga, warga juga akan senang menggunakan angkutan umum,” ujar Ahok, beberapa waktu lalu.(MOS)

Editor : Edwardson

Tinggalkan Balasan