Mobkom-Image-Sertifikasi-Emisi-untuk-Truk-Ringan-Ditentang-Dealer

Sertifikasi Emisi untuk Truk Ringan Ditentang Dealer

Berita Terkini Mancanegara
Mobkom-Image-Sertifikasi-Emisi-untuk-Truk-Ringan-Ditentang-Dealer
Foto: Pickuptrucks

Badan Representatif AS telah mengambil langkah yang memungkinkan para dealer mobil mengabaikan  aturan  yang mengharuskan penjual memberikan sertifikasi emisi pada varian truk ringan. Aturan tersebut, menurut mereka, kian menambah proses birokrasi dan memberatkan proses pembelian.

Para pembuat kebijakan secara bulat telah mendukung langkah itu, untuk tidak menjalankan aturan tersebut. Awalnya, kebijakan itu bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan yang dijual di Amerika Serikat sesuai dengan Clean Air Act, guna mengurangi polusi udara. Langkah selanjutnya, mereka mengharapkan Senat Amerika juga menyetujui aspirasi mereka.

Robert Latta, salah seorang petinggi dari Partai Republik, mengatakan bahwa aturan dan persyaratan sertifikasi terlihat memaksakan dokumen beban yang tidak perlu pada dealer mobil. Ia menyatakan lebih efektif untuk memakai sistem yang sudah ada untuk membuat kendaraan sesuai dengan standar emisi AS .

Seperti diketahui, aturan saat ini mengharuskan dealer memberikan pemberitahuan tertulis kepada siapa pun yang membeli truk ringan, yang menunjukkan bahwa kendaraan tersebut memenuhi persyaratan emisi Clean Air Act. Ini berarti bahwa dealer harus memeriksa secara visual truk ringan tersebut dan memastikanbahwa perangkat kontrol emisi dipasang dengan benar.

“Pengabaian peraturan ini akan membuat proses pembelian mobil sedikit lebih sederhana dan dapat dealer mobil mengembangkan bisnisnya, berinvestasi dalam masyarakat lokal dan menciptakan lapangan kerja, ” kata Latta.

Hal senada diungkapkan David Westcott, Ketua National Automobile Dealers Association. Menurutnya, persyaratan bagi dealer untuk memberikan sertifikasi dirasa berlebihan, karena semua mobil yang dijual di Amerika Serikat harus mematuhi Clean Air Act sebelum meninggalkan pabrik. Sertifikat tersebut, lanjutnya, sudah dapat ditemukan sejak truk ringan keluar drai proses produksi. (ATN)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan