Mobkom-Image-Tesla-Pasarkan-Produk-di-China-Tanpa-Nama

Tesla Pasarkan Produk di China Tanpa Nama

Berita Terkini Mancanegara
Mobkom-Image-Tesla-Pasarkan-Produk-di-China-Tanpa-Nama
Foto: Istimewa

Rencana Tesla untuk memasuki pasar China mendapat sebuah hambatan. Bagaimana rasanya jika memasarkan produk tanpa nama sendiri di pasar terbesar otomotif dunia? Itulah yang dialami Tesla saat ini.

Tesla sudah mempersiapkan segalanya untuk pasar China. Cabang resmi sudah disiapkan di pusat kota Beijing, lengkap berserta websitenya. Tidak tanggung-tanggung, website itu pun disiapkan berbahasa China untuk menerima pesanan dari pasar tersebut. Sayangnya website tersebut tidak memiliki nama dalam bahasa China. Pasalnya nama “Te Si La” yang sudah diinginkan Tesla untuk memasarkan produknya di sana sudah dipatenkan.

Tersebutlah sebuah pebisnis bernama Zhan Baosheng yang telah mendaftarkan nama tersebut kepada pemerintah. Dia sudah melakukan hal tersebut pada 2006 dan tidak memiliki keinginan untuk menjualnya. Padahal antrian panjang sudah ada untuk memiliki nama tersebut, termasuk Tesla Motors. Reuters mencatat bahwa untuk saat ini pabrikan tersebut belum memiliki nama China dan belum ada kepastian terkait hal tersebut.

Tampaknya masalah ini dapat diselesaikan dengan dua cara yang cukup efisien. Entah itu menggunakan nama lain atau tetap gunakan nama tersebut dengan membeli hak ciptanya dari sang pebisnis. Walaupun opsi kedua tampaknya harus dibayar dengan cukup mahal. Hal tersebut terlihat dari upaya Apple di tahun 2012 silam untuk mendapatkan hak cipta atas nama iPad. Sama kasusnya seperti Tesla, iPad sudah diregistrasikan dan untuk mendapatkannya Apple telah mensetujui untuk membayar sebesar 60 juta dolar AS atau sekitar 720 miliar rupiah pada kurs sekarang. (MOS)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan