Minim Pasokan BBG, Penambahan Transjakarta Tersendat

Berita Terkini Transportasi
Mobkom-Image-Minim-Pasokan-BBG,-Penambahan-Transjakarta-Tersendat
Foto: Dedi Sofyan

Demi mengatasi masalah transportasi massal di ibukota, saat ini Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan armada tambahan. Bulan ini saja akan didatangkan 650 bus untuk optimalisasi TransJakarta. Tetapi ada satu halangan mewujudkan rencana tersebut, terkait masalah harga dan minimnya pasokan bahan bakar gas (BBG).

Diungkapkan Ridha Ababil, Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Gas Negara (PGN), pihaknya telah berkomitmen untuk membantu Pemprov DKI Jakarta. Tetapi untuk masalah penyediaan pasokan bahan bakar gas untuk bus-bus tersebut masih menunggu penugasan.

“PGN sudah siap membantu Pemprov DKI. Tapi kita dapat bergerak lebih cepat lagi kalau ada penugasan untuk mengonversi BBM ke BBG,” paparnya.

Penugasan tersebut penting, supaya ada sebuah pasokan gas khusus transportasi dengan harga yang lebih cocok. Harga yang dipakai sekarang dinilai merugi sebab masi sama dengan harga sektor industri. “Selama ini kita jual seharga Rp 3.100 per-liter. Ini sebenarnya belum masuk ke skala ekonomi kami. Makanya, kita butuh penugasan dari pemerintah pusat agar tidak merugi melulu,” jelasnya.

Jika masalah itu sudah dipecahkan, dinilai akan dapat mengurangi problematika masalah transportasi Ibukota. Saat ini pasokan gas dinilai masih sangat minim dengan jumlah armada yang mencapai ratusan. Itu belum terhitung jumlah stasiun pengisian yang dinilai masih perlu ditambahkan jika armada baru ini telah datang. (MOS)

Editor: Anton Ryadie

Hits: 31

Tinggalkan Balasan