Mobkom-Image-Varian-Model-S-Tesla-Disinyalir-Mudah-Terbakar

Varian Model S Tesla Disinyalir Mudah Terbakar

Berita Terkini
Mobkom-Image-Varian-Model-S-Tesla-Disinyalir-Mudah-Terbakar
Foto: Leflane News

Model S Tesla disinyalir mudah terbakar. Buktinya,  Orange County Fire Department (OCFD) meyakini kebakaran garasi yang terjadi bulan lalu di Irvine, California, sangat mungkin disebabkan oleh panas yang ditimbulkan dari proses pengisian ulang kendaraan listrik Tesla tersebut.

“Penyebab yang paling mungkin dari kebakaran tersebut adalah koneksi resistensi yang tinggi pada stop kontak dinding atau Mobile Connector Universal dari sistem pengisian kendaraan listrik Tesla,” jelas laporan OCFD itu.

Pemilik rumah mengatakan kepada OCFD bahwa dia memarkir Model S di garasinya, terpasang ke pengisi daya dan diprogram untuk memulai pengisian daya pada tengah malam. Dia melaporkan melihat nyala api pada sekitar pukul 03:00 waktu setempat.

Dinas pemadam kebakaran sejauh ini telah menghabiskan beberapa minggu terakhir untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Kebakaran tersebut terjadi sekitar bulan November, namun baru dilaporkan beberapa hari lalu.

Namun, Tesla jelas-jelas menolak tuduhan tersebut. Sang juru bicaranya mengungkapkan, perusahaan tegas-tegas tidak setuju dengan laporan OCFD itu . “Kami telah melihat dengan cermat insiden tersebut. Kita bisa mengatakan itu benar-benar bukan berasal dari mobil listrik, baterai atau perengkat pengisian dari Tesla,” jelas sang juru bicara. Ia menambahkan,  sebuah tinjauan pada log mobil menunjukkan bahwa baterai telah diisi secara normal, dan tidak ada fluktuasi suhu atau malfungsi dalam baterai atau rangkaian elektronik lainnya.

Akibat kebakaran tersebut, diderita kerugian sebesar 25 ribu dolar AS. Tidak ada korban jiwa, dan sedan listrik model S hanya mengalami kerusakan ringan. Sebelumnya, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) meluncurkan evaluasi keselamatan formal untuk Model S, setelah terjadi tiga kali kebakaran pada varian listrik ini hanya dalam tempo lima minggu. (DD)

Editor: Anton Ryadie

Hits: 10

Tinggalkan Balasan