Mobkom-Image-Inilah-Deretan-Teknologi-Otomotif-Impian

Inilah Deretan Teknologi Otomotif Impian

Berita Terkini Teknologi
Mobkom-Image-Inilah-Deretan-Teknologi-Otomotif-Impian
Foto: Nascar Tech

Kemajuan di bidang otomotif kian mengalami peningkatan.  Seiring berjalannya waktu, teknologinya makin menggiurkan untuk diaplikasi. Kebutuhan pasar dan kompetisi  secara otomatis menjadi pemicunya. Namun, memang butuh waktu bagi konsumen otomotif untuk merasakan nikmatnya tekonologi baru tersebut. Berikut ini teknologi otomotif yang mengundang decak kagum.

Cloud Computing

Ketika teknologi ‘cloud computing’ kian berkembang, Ford mengembangkan perangkat informasi yang tidak cuma membuat pengendaranya tahu soal kondisi lalu lintas, batas kecepatan, dan petunjuk agar terbebas dari area macet. Namun juga segala hal, seperti halnya orang memanfaatkan internet dan jaringan sosial. Sejauh ini, Ford bersama Apple mengembangkan kokpit yang menghubungkan laser dan radar antar-mobil Escort dengan iPhone, dengan nama SmartCord Live.

Baterai Hibrida Ukuran Kecil

Baterai hibrida kerap menjadi persoalan karena ukurannya yang tak kecil. Chevy Volt dan Nissan Leaf menjadi contoh bagi pengembangan baterai ini dengan mengganti baterai konvensional dengan bahan lithium superionic conductors atau thio-LISICONs (solid ceramic material containing lithium, sulfur, germanium, dan phosphorous) untuk memangkas bobot dan ukuran.

Baterai itu diberinama Sakti3 dan Planar Energy. GM selaku pemangku kepentingan di balik Sakti3 mengklaim akan mewujudkannya dalam waktu tak lama lagi. Nantinya, ruang mobil hibrida akan lebih lega, namun tetap tetap bisa memiliki daya tempuh yang sama.

Mesin Kecil Performa Tinggi

Saat ini, BMW dan Mercedes-Benz mulai mengenalkan ulang mesin empat silinder yang lebih hemat. Begitu pula dengan Volvo. Sementara itu, Ford dan GM sedang asik menguji coba penggunaan mesin 1.000 cc tiga silinder yang dipadu dengan ‘turbocharger’ dan ‘direct injection’. Mesin berukuran kecil dan hemat bahan bakar ini sanggup bekerja keras dan punya performa tinggi.

Penggerak Listrik AC Hibrida Tanpa Magnet Permanen

Ketika China menjadi penyuplai utama neodymium, sebuah bahan baku besi yang sangat jarang untuk magnet permanen pada penggerak aliran listrik AC pada mobil hibrida, General Motors membuat penggerak serupa tanpa magnet tersebut.

Dalam kerja induksinya, listrik statis menginduksi gaya tarik serupa magnet di dalam penggerak yang terbuat dari lapisan-lapisan besi sebagai pengganti magnet permanen tadi. Alhasil, penggerak elektrik ini ringan, murah, cukup mumpuni dalam membawa beban, walaupun belum bisa bekerja lebih lama. (ATN)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan