Mobkom-Image-BMW-M3-2015-Ikuti-Tren-Penurunan-Silinder

BMW M3 2015 Ikuti Tren Penurunan Silinder

Mobkom-Image-BMW-M3-2015-Ikuti-Tren-Penurunan-Silinder
Foto: Car and Driver

Sebuah manuver baru BMW berikan dalam dapur pacu BMW M3 2015. Sedan performa generasi terbaru ini diberikan sebuah mesin berkapasitas 3.0 liter inline-six (L6).

Hal tersebut berarti ada penurunan silinder dibandingkan mesin V8 yang diusung pendahulunya.

Sebuah tren baru sedang berlangsung di Industri otomotif sekarang. Para pabrikan, khususnya Jerman, sedang mengganti silinder mereka dengan turbo akhir-akhir ini. Menyebar seperti wabah, itu terjadi tidak hanya di BMW. Audi dan Mercedes-Benz pun melakukan hal sama. Itu terlihat dari Audi S8 yang telah menurunkan V-10s untuk V-8s dan Mercedes pun melakukan hal yang sama untuk menurunkan AMG V-8s dan menambahkan turbo.

BMW M3 pun mengalami hal serupa. Alih-alih menambah silinder, sebuah mesin inline-six 3.0 liter pun dipasang dengan turbocharger ganda. Mesin ini menggantikan mesin pendahulunya yang rakus bahan bakar, V8 4.0 liter. Hasilnya cukup memuaskan. Turbo six tersebut mampu memberikan 425 tenaga kuda, lebih besar 11 poni dibandingkan M3 terdahuunya yang hanya memberikan 414 dk.

Untuk torsinya sendiri mesin ini memberikan 406 lb-ft dari 1.850 rpm sampai 5.500 rpm. Hal tersebut memberikan torsi puncak yang mencapai 2.050 rpm lebih awal dibanding mesin V8 yang lama.

Sementara peringkat resminya belum dikeluarkan, BMW mengklaim peningkatan keekonomisan bahan bakarnya akan mencapai 25 persen. Untuk M3 2013 sendiri sudah dirating 14/20 mpg saat diujicoba di jalan raya. (MOS)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan