Mobkom-Image-Ini-5-Hal-Terlarang-Saat-Terjadi-Kecelakaan

Ini 5 Hal Terlarang Saat Terjadi Kecelakaan

Berita Terkini
Mobkom-Image-Ini-5-Hal-Terlarang-Saat-Terjadi-Kecelakaan
Foto: Road Safety

Kecelakaan adalah suatu hal yang ingin sekali dihindari oleh semua. Namun, apa yang terjadi jika sudah terjadi kecelakaan? Semua bisa menjadi sangat baik atau berubah menjadi sangat buruk, tergantung kepada respon sang pengendara di tempat.

Berikut ini adalah 5 hal penting yang tidak boleh dilakukan di area kecelakaan bagi sang pengendara, terkhusus untuk para pengendara truk ataupun bus yang bergabung dalam armada atau perusahaan;
Jangan Meninggalkan Tempat Kejadian
Para pengemudi harus tetap tinggal di tempat kejadian sampai polisi dan unit penanganan darurat lainnya datang.  Walaupun kehadiran mereka sepertinya tidak diperlukan, tunggulah mereka datang dan setelah itu barulah mereka bisa dipersilahkan pergi. Hal ini kelihatannya sangat umum tetapi ini seringkali terjadi.

Jangan Sampai Terlibat Adu Argumen dan Kontak Fisik

Terlibat dalam pertengkaran, baik verbal maupun fisik adalah sebuah cara yang jitu untuk membuat kondisi lebih buruk. Bagaimana pengemudi menempatkan dirinya di tempat kejadian, mempunyai dampak yang besar pada orang-orang di tempat kejadian yang menjadi saksi mata, apakah mereka berpihak ataupun menjadi lawan pada si pembawa kendaraan. Respon emosional mereka yang terlibat dalam situasi tersebut akan mempunyai dampak pada bagaimana para saksi mata mengingat fakta-fakta di lapangan.

Jangan Mendiskusikan Fakta Mengenai Kecelakaan Tersebut Kecuali pada Polisi

Pada saat kecelakaan tentunya akan ada orang-orang yang muncul di tempat kejadian dan mulai menanyakan pertanyaan. Beberapa mungkin orang-orang yang tidak tahu apa-apa. Beberapa mungkin para kru ambulans yang mengejar keputusan mahal dari sang hakim. Kita mungkin sedang berjalan kepada situasi di mana orang-orang yang berkerja untuk pengacara mendekati sang pengendara dan berkata ” Saya dari perusahaan asuransimu, dapatkah kamu menjelaskan apa yang telah terjadi?” Pada saat itu para pengemudi hanya boleh berdiskusi tentang situasinya hanya kepada perusahaannya dan polisi.

Jangan Buat Pertanggungjawaban di Tempat Kejadian untuk Membuat Pembayaran

Adalah sifat alamiah manusia untuk mengucapkan minta maaf jika sesuatu yang buruk terjadi. Tetapi jika berkata; “aku minta maaf hal ini terjadi” bisa dipergunakan oleh jaksa penuntut menjadi pengakuan bersalah. Ketika pengemudi merasa bersalah, perkuatlah siapa yang bersalah, dan siapa yang mempunyai pertanggungjawaban akan ditentukan melalui investigasi lebih lanjut.

Jangan Menunda Melaporkan Kecelakaan

Semakin cepat seorang pengemudi melaporkan kejadian, semakin cepat perusahaan atau armada bisa bersiap-siap untuk menanggapi. Hari, jam, dan menit mempunyai andil dalam hal pengumpulan bukti dan mengumpulkan pernyataan saksi mata. Bahkan kerusakan pada sebuah spatbor pun harus dilaporkan sesegera, sebab seringkali kejadian paling kecil pun bisa meledak ketika para pengendara mempunyai waktu untuk memanaskannya. (MOS)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan