Mobkom-Image-Tips-Membeli-Kendaraan-Komersial

Tips Membeli Kendaraan Komersial

Berita Terkini
Mobkom-Image-Tips-Membeli-Kendaraan-Komersial
Foto: Dedi Sofyan

Kendaraan komersial atau niaga yang beredar di pasar saat ini begitu beragam. Karenanya, diperlukan sikap cerdas calon pembeli untuk mendapatkan mobil niaga pikap sesuai kebutuhan. Salah satunya, konsumen harus bisa memilah antara kebutuhan dan keinginan semata.

Bila kendaraan yang dibeli melebihi kemampuan finansial, kelangsungan bisnis yang akan menjadi taruhan. Pertama-tama, calon pembeli harus memastikan seberapa besar beban yang akan diangkut mobil niaga sehari-hari. Ini bertujuan untuk memudahkan pemilihan ukuran pikap.

Pikap harus sesuai kebutuhan angkutan, berapa berat beban yang diangkut. Lalu pilih, butuh mesin bensin atau solar. Perhatikan tenaga mesin kendaraan tersebut.

Setelah selesai mengurusi perihal spesifikasi kendaraan, perlu dipikirkan kemampuan finansial alias harga mobil yang hendak dibeli. Jangan sampai harga kendaraan, termasuk cicilannya, tidak sesuai dengan kemampuan membayar.

Jika besaran cicilan bulanan kendaraan setara dengan keuntungan bisnis, sebaiknya coba cari produk lain. Artinya, konsumer sebaiknya mengupayakan nominal kredit yang harus dibayar setiap bulan lebih kecil dibandingkan dengan profit usaha yang diperoleh.

Selain itu, pertimbangkan aspek purnajual meliputi pelayanan, perawatan, hingga ketersediaan suku cadang. Tujuannya agar kalau ada kerusakan bisa cepat diperbaiki.

Pemilik kendaraan juga harus mengerti perawatan mesin kendaraan, baik untuk mobil bermesin bensin maupun diesel. Umumnya kendaraan niaga bermesin diesel, sehingga harus mengutamakan kebersihan oli dan berbagai filter yang terpasang di mesin.

Jangka waktu penggantian minyak pelumas mesin atau oli sebetulnya tak bisa dipatok rata untuk semua mobil pikap. Sebab, masing-masing kendaraan beroperasi dalam kondisi berbeda-beda.

Terkait dengan suku cadang, disarankan agar pengendara selalu menggunakan komponen original. Hal itu penting, untuk menjaga performa kendaraan dan keawetan komponen mobil secara keseluruhan. Meski produkĀ  palsu lebih murah, tetapi dapat merusak keseluruhan performa. (ATN)

Editor: Anton Ryadie

Hits: 23

Tinggalkan Balasan