home Berita Terkini, Mancanegara Tundra, Langkah Konservatif Toyota

Tundra, Langkah Konservatif Toyota

Mobkom-Image-Tundra, Langkah Konservatif Toyota
Foto: Truckingnews

Langkah konservatif Toyota untuk merekayasa ulang pikap Tundra memang tak bisa disalahkan. Pada 2007, produsen mobil Jepang itu melemparkan tantangan ke pasar Amerika, lewat perkenalan desain ulang Tundra dengan keluarga baru mesin V-8,  yang mendorong teknologi hemat bahan bakar untuk segmen tersebut.

Kemudian, ekonomi runtuh dan penjualan pikap di Amerika Serikat anjlok hampir 50 persen. Perjudian Toyota telah gagal. Harapan untuk Tundra yang baru telah pupus. Sementara, di sisi lain pikap dari Ram dan General Motors telah mampu menguasai pasar Amerika.

Kini, Toyota tampaknya telah menggeser tujuannya untuk memenuhi permintaan konsumen. Mereka akan berusaha keras untuk mempertahankan Toyota loyalis. Tundra mempertahankan lineup mesinnya;  4.0-liter V-6 dan 5.7-liter V-8.

Mesin V-6 masih dikawinkan dengan transmisi otomatis lima kecepatan, sedangkan V-8 tetap terhubung ke transmisi otomatis enam percepatan. Tundra kini memiliki panjang keseluruhan lebih pendek dari Ram dan Chevrolet Silverado. Toyota juga mengatakan telah mengkoreksi beberapa kekurangan Tundra.

“Pasar pikap memang belum benar-benar pulih. Namun Toyota memiliki target penjualan konservatif  sekitar 137.000 unit pada 2014 mendatang. Dengan dibangunnya manufaktur Tundra di San Antonio, Toyota dapat menyesuaikan produksi sesuai kebutuhan,”  kata Bill Fay, Manajer Umum Divisi Toyota. Ditambahkannya, untuk mendorong pemasaran, Toyota akan memperkuat kualitas, daya tahan dan keandalan kemampuan Tundra. (ATN)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan