home Berita Terkini Program Seribu Bus di DKI Belum Bisa Terealisasi

Program Seribu Bus di DKI Belum Bisa Terealisasi

Mobkom-Image-Program Seribu Bus di DKI Belum Bisa Terealisasi
Foto: Dedi Sofyan

Rencana untuk mendatangkan 1000 bus ukuran sedang untuk beroperasi di DKI Jakarta nampaknya belum bisa terealisasi dengan cepat. Pasalnya, program tersebut menemui beberapa kendala, diantaranya tidak ada kesepakatan lelang bus. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Drajad Adhyaksa.

Namun demikian, sebagian proses peremajaan bus telah dilakukan. Sebanyak 346 bus ukuran sedang sudah selesai tender dan akan datang tahun ini. Selain itu, masih ada 14 unit yang akan ditenderkan dalam waktu dekat. Bila proses tender ini lancar, maka pengadaan bus sedang tahun ini bertambah menjadi 360 unit.

Diungkapkan, mekanisme penggunaan bus sedang ini masih dikaji sejumlah kemungkinannya. Bus-bus tersebut tidak bisa diberikan ke perorangan atau operator begitu saja, tetapi harus ada wadah seperti BUMD atau kelompok yang memiliki standar pelayanan tertentu untuk menggunakan bus yang dibeli dari APBD tersebut.

“Salah satu kemungkinan yang sedang kita bahas, menyerahkan pengelolaan bus sedang dalam BUMD yang sama dengan Transjakarta. Operator menjalankan bus dan dibayar berdasarkan kilometer yang ditempuh,” papar Drajad.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan, sejumlah trayek bus ukuran sedang yang ada saat ini tidak aktif. Metromini, dari 3.168 surat trayek yang ada, hanya 194 yang aktif dan 2.974 yang tidak aktif. Kopaja, dari 1.273 surat yang dikeluarkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, ada 869 yang aktif dan 404 tidak aktif. Koantas Bima, dari 173 surat, ada 154 yang aktif dan 19 tidak aktif. “Begitu pula dengan Kopami, dari 160 surat, ada 104 yang aktif,” tutup Drajad. (ATN)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan