home Berita Terkini, Mancanegara Pamor Otomotif Jepang Memudar di China

Pamor Otomotif Jepang Memudar di China

Mobkom-Image-Pamor Otomotif Jepang Memudar di China
Foto: Istimewa

Saat ini, produk otomotif Jepang mengalami penurunan kepuasan pelanggan terbesar di China, dibandingkan dengan produsen otomotif asing lain. Hal ini disebabkan oleh mencuatnya sengketa teritorial yang memicu protes pada tahun lalu.

Berdasarkan survei industri tahunan yang dirilis JD Power & Associates, merek-merek Jepang tertinggal dari kompetitornya, misalnya asal Korea Selatan, Amerika, Eropa dan hanya mengalahkan pabrikan asal China.

Diungkapkan Direktur Penelitian Otomotif JD Power China Tony Zhou, selama protes anti-Jepang membara di Negeri Tirai Bambu, sedikitnya ada 1.800 mobil buatan Toyota Motor Corp yang dirusak. Ini berdasarkan catatan Guangzhou Automobile Group Co yang mengoperasikan usaha patungan dengan Toyota dan Honda. “Turunnya minat pasar otomotif di China menjadi tantangan bagi pabrikan Jepang untuk mendongkrak kembali antuasime konsumen di sana,” papar Zhou.

Kajian The China Customer Service Index Study menyatakan, secara umum anjloknya kepuasan pelanggan kali ini adalah yang pertama kali terjadi lagi sejak 2006. Kesimpulan itu diperoleh setelah sejak 2 tahun lalu mereka meneliti kepuasan pemilik kendaraan merek Jepang. The China Customer juga mengunjungi departemen pelayanan dealer resmi kendaraan pabrikan Jepang dalam 6 bulan terakhir.

“Konsumen juga mengeluhkan agresifnya dorongan yang dilakukan diler produk Jepang demi menghasilkan keuntungan di tengah ketatnya persaingan. Ini membuat konsumen menghabiskan uangnya lebih banyak,” ungkap Zhou. (ATN)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan