home Berita Terkini Johnny Darmawan: Tujuan Utama IIMS Bukan untuk Jualan

Johnny Darmawan: Tujuan Utama IIMS Bukan untuk Jualan

Mobkom-Image-Johnny Darmawan: Tujuan Utama IIMS Bukan untuk Jualan
Foto: Dennis V Diest

Kemeriahan Indonesia International Motor Show 2013 di JIExpo Kemayoran, telah berakhir. Kesimpulan yang didapat dari ajang tersebut, tahun ini industri otomotif nasional masih menunjukkan gairah positif. Walau tujuan utama ajang ini bukan untuk jualan, transaksi tak bisa dihindari.

Diungkapkan Johnny Darmawan, Ketua Penyelenggara IIMS-21, semua agen tunggal pemegang merek (ATPM) yang menjadi peserta perhelatan otomotif terbesar di Asean itu membukukan penjualan yang lebih banyak dibandingkan dengan pencapaian pada IIMS tahun lalu.

“Sebenarnya, tujuan utama ajang ini bukan untuk jualan, tetapi lebih menjadi wadah representatif dan promosi dunia otomotif tanah air. Namun, transaksi tak bisa dihindari. Dan ini juga bukan hal buruk. Kami malah senang ATPM bisa meraih hasil maksimal dari ajang ini,” paparnya.

Hal hampir sama kerap dikemukakan Arief Hidayat, praktisi dan pemerhati otomotif. Menurutnya, tak seharusnya IIMS menjadi ajang jualan. IIMS lebih bergengsi bila dijadikan wadah promosi untuk memperkenalkan varian-varian terbaru dan mobil-mobil konsep. Soal transaksi, bisa dilakukan setelah ajang usai.

Saat disinggung mengenai jumlah pengunjung, menurut Johnny, pengunjung IIMS 2013 hampir dipastikan menembus  375.000 orang. Kendati, angka tersebut masih di bawah targetnya sebanyak 380.000 orang, tetapi lebih tinggi dari pencapaian jumlah pengunjung IIMS tahun lalu, sebesar 368.000 orang.

“Kami juga bangga masyarakat amat antusias dengan event ini. Hal tersebut bisa terlihat dari padatnya jalanan menuju tempat pameran. Ke depan, kami tentu bisa menyiasati hal-hal seperti ini,” paparnya.

Dijanjikan Johnny, penyelenggaraan IIMS di tahun-tahun mendatang akan lebih baik lagi kualitasnya, karena ajang ini merupakan kebanggaan pula bagi Indonesia. IIMS, telah menjadi ajang otomotif terbaik di ASEAN, dan melampaui pemeran serupa di Bangkok.

“Kami juga amat berterimakasih pada media yang telah bekerja keras. Meriahnya event ini juga tak lepas dari dampak pemberitaan. Sebanyak 994 wartawan media cetak, elektronik dan online dalam negeri maupun 32 wartawan asing dari 25 media yang berbeda ikut meliput ajang ini,” ungkap Johnny. (ATN)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan