home Berita Terkini Produsen Bus dan Truk Dukung Biodiesel

Produsen Bus dan Truk Dukung Biodiesel

Mobkom-Image-Produsen Bus dan Truk Dukung Biodiesel
Ilustrasi/ Foto: Anton Ryadie

Terkait pencanangan penggunaan biodiesel 10 persen , dukungan mengalir dari produsen bus dan truk. Namun begitu, mengenai teknis pelaksanaan, mereka menyatakan akan berkonsultasi dengan induk perusahaan mereka di mancanegara.

Seperti diketahui, pemerintah telah mengeluarkan kewajiban pencampuran Bahan Bakar Nabati (BBN) biodiesel ke solar sebanyak 10 persen. Hal tersebut tertuang dalam  Permen ESDM nomor 25 tahun 2013 tentang perubahan atas Peraturan Menteri ESDM Nomer 23 Tahun 2008 tentang penyediaan, pemanfaatan dan tata niaga BBN (Biofuel) yang bertujuan untuk meningkatkan pencampuran 10 persen biodiesel dalam minyak solar. Biodiesel yang dicampur harus berasal dari produk lokal bukan impor, dan pemerintah menyiapkan sanksi tegas bagi yang tak patuh.

Pasalnya, kebutuhan BBM nasional per hari mencapai sebesar 1,4 juta KL, sementara produksi minyak hanya 829.000 barel per hari. Itu pun belum dikurangi 40 persen milik kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Peningkatan kadar bahan bakar nabati (BBN) dalam solar ini diharapkan bisa mendorong penghematan devisa hingga USD 2,8 miliar.

Direktur Aftersales Service and Technical PT Hino Motors Sales Indonesia, Irwan Supriyono, dalam keterangan persnya, menyatakan pihaknya mendukung program ini. Mengenai kekhawatiran tambahan kadar biodiesel akan mempengaruhi kinerja mesin karena potensi karat, Irwan tak terlalu mempermasalahkannya. Intinya,mereka selalu mendukung program pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM.

“Asal kadarnya tak lebih dari 10 persen, kami selalu mendukung. Tapi jika lebih dari itu, jelas kami harus melakukan konsultasi terlebih dahulu ke induk perusahaan,” papar Irwan. (ATN)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan