home Berita Terkini, Transportasi PO Bus Alami Lesu Darah

PO Bus Alami Lesu Darah

Mobkom-Image-PO Bus Alami Lesu Darah
Foto: Dedi Sofyan

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, geliat bisnis perusahaan otobus (PO) di momen libur lebaran beberapa saat lalu kurang begitu menggembirakan.

Jumlah armada bus yang melayani penumpang bisa dibilang berkurang. Setidaknya itulah yang dialami PO William Trans, yang bermarkas di bilangan Pinang, Tangerang.

Diungkapkan Budi Halim, pemilik PO William Trans, armadanya tak banyak yang beroperasi di momen Idul Fitri tahun ini. Bahkan, ia berani memastikan bahwa perusahan otobus lain juga mengalami nasib serupa. Faktor yang memicu hal tersebut cukup beragam. Misalnya saja, libur Lebaran yang berdekatan dengan awal tahun ajaran baru.

“Banyak masyarakat yang akhirnya membatalkan pulang kampung atau berpergian, karena mereka mengalokasikan dana yang tersedia untuk biaya sekolah. Mungkin momen silaturahmi akan dilakukan beberapa saat ke depan, setelah urusan sekolah diselesaikan,” papar Acin, sapaan akrabnya.

Acin menambahkan, banyaknya program mudik gratis juga bisa jadi pemicu sepinya geliat bisnis di perusahaan otobus. Tak disangkal, tentu masyarakat lebih memilih pulang kampung dengan cuma-cuma ketimbang mengeluarkan biaya sendiri.

Untuk tahun depan, Acin berani memprediksi situasinya masih tak jauh berbeda dengan tahun ini. Penyebabnya hal yang sama, yakni berdekatannya libur Lebaran dengan jadwal tahun ajaran baru. Lebih jauh menurutnya, teknologi komunikasi seluler yang kian canggih membuat pemudik tak harus pulang kampung tepat di libur Lebaran.

PO William Trans sendiri saat ini mengoperasikan 14 armada yang menyediakan layanan dengan tujuan Jawa, Madura, Bali dan Lombok. Semua armada tersebut dibekali sasis Mercedes-Bens tipe 1626, 1526, 1525 dan Hino R 260k, dengan “baju tunggangan” yang dipercayakan pada karoseri Adi Putro. (DD)

Editor: Anton Ryadie

Dedi Sofyan

Wartawan muda yang dinamis dan penuh potensi. Ranah otomotif adalah minatnya, dan Mobilkomersial.com jadi tantangannya.

Tinggalkan Balasan