home Berita Terkini Cek Rutin Minimalisir Resiko Kecelakaan

Cek Rutin Minimalisir Resiko Kecelakaan

Mobkom-Image-Cek Rutin Minimalisir Resiko Kecelakaan
Foto: Dedi Sofyan

Cek rutin kendaraan kini menjadi sorotan di dunia transportasi, terutama angkutan darat. Kecelakaan yang menimpa Bus Giri Indah di Puncak, Jawa Barat, mungkin tak lepas dari hal tersebut. Variabel-variabel  yang diduga menjadi penyebab kecelakaan pun terus ditelisik.

Salah satunya adalah masalah uji KIR. Nyatanya, bus berpelat nomor B 7297 BI tersebut lolos uji KIR, pada Juli 2013. Namun demikian, nampaknya Kementrian Perhubungan, melalui Dirjen Perhubungan Darat, tidak ingin terkena getah dalam kasus ini. Menurut mereka, tidak ada yang salah dalam prosedur uji KIR. Bahwa di kemudian hari kendaraan yang lulus uji tersebut mengalami masalah, semua bergantung pada cara memperlakukan kendaraan itu sendiri.

Menurut Dirjen Perhubungan Angkutan Darat, Soeroyo Alimoeso, saat dihubungi lewat telepon,  jajarannya sudah menjalankan setiap prosedur pengujian dengan baik. Kondisi kendaraan saat diuji, tentu berbeda seiring berjalannya waktu. “Karenanya, perawatan itu penting. Walau lolos saat pengujian, tetapi tidak dirawat, ya tidak ada artinya,” jelas Soeroyo.

Ditambahkan Soeroyo, uji KIR untuk angkutan umum berlaku enam bulan sekali. Di antara jeda waktu tersebut, tetap harus ada pengecekan yang dilakukan oleh pengelola armada. Pasalnya, sarana transportasi tersebut dioperasikan setiap saat, dengan mengangkut penumpang yang jumlahnya juga tak sedikit.

Rajin Merawat

Mobkom Image-Cek Rutin Minimalisir Resiko Kecelakaan
Foto: Dedi Sofyan

Hal tersebut diamini oleh Paijo Suhendro, mekanik PO William, yang berlokasi di Pinang, Tangerang. Menurutnya, masalah pengecekan itu amat penting, karena menyangkut keselamatan orang banyak. Tak heran, di PO yang ditukanginya, ia selalu rajin merawat setiap armada. Keluhan sekecil apapun, selalu ditindaklanjuti dengan pengecekan secara teliti.

“Kami tak ingin terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Bisnis transportasi seperti PO adalah bisnis jasa. Biasanya sekali cacat dalam pelayanan, orang akan cepat berpaling dari kita,” papar Paijo, saat ditemui di markas PO William.

Ditambahkannya, perawatan rutin dan cermat juga secara langsung meringankan beban pengendara. Pasalnya, dengan kondisi kendaraan yang baik, sang pengendara bisa dengan nyaman mengemudikan kendaraannya tanpa diganggu hal-hal teknis, sehingga ia bisa lebih berkonsentrasi. (ATN/DD)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan