home Berita Terkini AS Optimistis di Bisnis Otomotif

AS Optimistis di Bisnis Otomotif

Mobkom-Image-AS Optimistis di Bisnis Otomotif
Foto: Istimewa

Amerika Serikat nampaknya masih optimistis bisa bangkit dalam bisnis otomotif. Praktisi bisnis otomotif di negeri Paman Sam itu beranggapan, kaum muda negaranya akan kembali tertarik membeli mobil, seiring dengan membaiknya perekonomian Amerika.

Seperti diberitakan Associate Press, kaum muda di Amerika Serikat menjadi konsumen potensial industri otomotif. Segmen ini berkontribusi lebih dari 14 persen dari total penjualan mobil di Amerika. Namun,dalam konferensi industri besar di Michigan Utara pertengahan tahun ini, dipaparkan bahwa tingkat penjualan mobil pada segmen golongan muda melambat. Pada 2011, penjualan mobil pada segmen kaum muda turun menjadi 10,5 persen. Sedangkan pada 2012 lalu, penjualan naik sedikit menjadi 12,3 persen.

Diungkapkan Mustafa Mohatarem, peneliti pasar General Motors, menurunnya ketertarikan kaum muda untuk membeli mobil lebih disebabkan harga mobil dan bahan bakar yang semakin mahal. “Sulitnya mencari lowongan pekerjaan dalam situasi krisis membuat kaum muda Amerika Serikat berpikir dua kali untuk memiliki mobil,” papar Mustafa.

Lebih jauh diungkap Associate Press, masyarakat usia 18 sampai 34 tahun di negara itu kehilangan 44 persen pendapatan bersihnya akibat krisis ekonomi sejak 2001 sampai 2010. Sementara itu, utang biaya pendidikan mereka membengkak dua kali lipat.

Anthony Pratt, Wakil Presiden Polk, lembaga penelitian otomotif asal Amerika Serikat mengatakan faktor-faktor seperti sulitnya mencari pekerjaan, pendapatan yang menurun dan utang biaya pendidikan, mempengaruhi minat kaum muda untuk membeli barang mahal seperti mobil. Namun begitu, Pratt yakin suatu saat nanti kaum muda Amerika Serikat akan kembali berminat membeli mobil. (ATN)

Editor: Anton Ryadie

Tinggalkan Balasan