home Berita Terkini, Transportasi PO Ancang-ancang Naikkan Tarif

PO Ancang-ancang Naikkan Tarif

Mobkom-Image-Transportasi-PO Ancang-ancang Naikkan Tarif
Ilustrasi. Foto: Dedi Sofyan/Mobkom

Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang penting untuk para pengusaha bus. Maklum saja, di momen seperti ini mereka kebanjiran pemesanan tiket. Tak jarang, banyak di antara pengusaha bus yang sudah menaikkan tarif.

Menurut Chaidirsyah, Wakil Komandan Regu Terminal Lebak Bulus, saat ditemui Rabu(24/7) sore, untuk masalah tarif, pihak terminal hanya akan menjaga kenaikan dari bus ekonomi.

“Untuk batas atas dan bawah tarif Lebaran bus ekonomi sudah diatur oleh pemerintah. Kalau kenaikan tarif bus AC-Eksekutif diserahkan kekebijakan masing-masing  PO,” papar Chaidirsyah.

Ia menambahkan,  kenaikan tarif bus ekonomi harus sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2013. Tarif batas bawah 99 rupiah per kilometer, dan tarif batas atas 161 rupiah per kilometer.

Berdasarkan pantauan di beberapa terminal, ada PO yang telah menentukan tarif. Misalnya saja di Terminal Lebak Bulus, PO Safari Dharma Raya sudah memasang lengkap tarif bus Lebaran.  Tarif tersebut berlaku 1–9 Agustus 2013. Tiket untuk Jakarta–Malang kelas Eksekutif Rp 350 ribu, Denpasar Rp 700 ribu, Banyuwangi Rp 625 ribu, Solo Rp 400 ribu, dan Yogyakarta Rp 400 ribu.

Beberapa PO lainnya diperkirakan baru akan menetukan tarif awal Agustus mendatang. Mengenai kemungkinan kenaikan harga, menurut Chaidirsyah, seperti perkiraan tahun-tahun lalu, untuk bus non ekonomi ada kenaikan 30 persen.

Namun, bagi pemesan sudah boleh memesan tiket, asal memberikan uang muka terlebih dahulu. “Nanti sisanya dibayar setelah PO yang bersangkutan menentukan besaran tarifnya,” papar Chaidirsyah. (ATN)

Editor: Anton Ryadie

Dedi Sofyan

Wartawan muda yang dinamis dan penuh potensi. Ranah otomotif adalah minatnya, dan Mobilkomersial.com jadi tantangannya.

Tinggalkan Balasan