home Berita Terkini GMI Jajal Spin di Palembang

GMI Jajal Spin di Palembang

MobKom-image-GMI Jajal Spin di Palembang
Foto: General Motors Indonesia

PT General Motors Indonesia (GMI) sebagai pemegang merek Chevrolet terus wara-wiri mempromosikan produknya. Setelah Malang dan Makasar disambangi, kini mereka merapat ke Palembang. Di kota tersebut awak media diberi kesempatan untuk menguji dan merasakan secara langsung kenyamanan dan kemampuan dari compact MPV unggulan dari Chevrolet, Spin.

Diungkapkan Maria Sidabutar, Direktur Public Relations General Motors Indonesia, Chevrolet telah melahirkan compact MPV sejati. Sebuah MPV yang bertenaga, lincah dan fungsional.  “Varian ini kami ciptakan untuk memenuhi segala kebutuhan berkendara masyarakat Indonesia. Terlihat dari hasil penjualan Chevrolet Spin di semester pertama 2013, dengan peningkatan per tahun sebesar 82 persen,” paparnya.

Ditambahkan Maria Sidabutar, Chevrolet Spin merupakan kendaraan jenis compact MPV pertama yang ditawarkan General Motors Indonesia. Chevrolet Spin yang diproduksi di pabrik GMI di Pondok Ungu Bekasi ini khusus di desain dan diciptakan oleh dan untuk masyarakat Indonesia, sehingga melahirkan sebuah kendaraan multi-fungsi baru yang unik dalam segmentasi kendaraan roda empat.

Seperti diungkapkan dalam rilisnya, Chevrolet Spin memiliki 3 varian mesin yang berbeda yaitu 1.2L, 1.5L, dan 1.3L diesel. Semua fitur tersebut merupakan yang pertama di kelasnya. Tipe mesin 1.2L dan 1.5L dilengkapi oleh teknologi Dual VVTi serta tipe mesin 1.3L diesel dilengkapi dengan turbo charger sehingga memastikan kendaraan tetap memiliki torsi dan tenaga yang mumpuni, namun tetap mengeluarkan emisi yang rendah serta hemat bahan bakar.

“Hadirnya Chevrolet Spin di Palembang merupakan bukti komitmen dan pengakuan General Motors Indonesia terhadap potensi dan perkembangan pasar di Palembang,” tutup Maria Sidabutar. (GMI/ATN)

Editor: Anton Ryadie

Dedi Sofyan

Wartawan muda yang dinamis dan penuh potensi. Ranah otomotif adalah minatnya, dan Mobilkomersial.com jadi tantangannya.

Tinggalkan Balasan