Melihat Lebih Dekat Aktifitas Pabrik Hino Purwakarta

Mobkom-Image-Event-Melihat-Lebih-Dekat-Aktifitas-Pabrik-Hino-Purwakarta 03

 

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) selaku agen pemegang merek kendaraan komersial merek Hino di Tanah Air, menggelar acara Hino Media Gathering 2013, (12-14/April) lalu. Salah satu agenda pada event di bawah kordinasi Product & Promotion Division HMSI ini, yakni melakukan kunjungan singkat ke pabrik Hino di Purwakarta, Jabar.

PENINGKATAN SDM & SUPLIER LOKAL

Kunjungan singkat ke factory PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) di kawasan industri Kota Bukit Indah, Blok D1 No.1, Purwakarta, Jabar itu, bertujuan agar para insan media dapat melihat lebih dekat aktifitas yang terjadi di pabrik seluas 25,5 hektar itu.

Adapun kapasitas produksi terpasang dari pabrik Hino Purwakarta ini, untuk perakitan kendaraan bermotor sebesar 75 ribu unit per tahun, dan untuk mesin serta komponen lainnya sebanyak 75 ribu unit per tahun.

Kapasitas produksi tadi memang meningkat signifikan, jika dibandingkan dengan volume produksi di tahun 2003, yang merupakan awal beroperasinya pabrik Hino Purwakarta.

“Kapasitas produksi HMMI yang meningkat pesat memang tak terlepas dari peningkatan SDM serta suplier lokal secara berkesinambungan. Sejak beroperasi di tahun 2003, jumlah suplier lokal bertambah dari 42 di tahun 2003 menjadi 127 di bulan Maret 2013. Sedangkan total tenaga kerja yang terserap, meningkat pesat dari 300 orang di tahun 2003, menjadi 2.463 karyawan di bulan Maret 2013,” papar Hadi Setiawan, Assistant Manager Product Certificate & License Corporate Affair Division HMMI.

EKSPOR
HMMI tidak hanya memroduksi kendaraan Hino untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, namun juga untuk keperluan ekspor. Seperti ke Thailand, Malaysia, Pakistan, dan Taiwan. Menurut Hadi Setiawan, sejak April 2011, HMMI sudah melakukan ekspor truk Dutro ke Vietnam dalam kondisi CBU (Completely Built Up).

Pada bulan November 2011, ekspor kendaraan komersial Hino Dutro versi CKD ke pasar Malaysia pun dimulai, dan di Februari 2012, Dutro dilempar dalam format CBU untuk pasar Bolivia dan Haiti.(TON)

Editor : Antonius Sulistyo