home Berita Terkini, Bus & Truk Antara UD Trucks & Nissan Diesel

Antara UD Trucks & Nissan Diesel

Mobkom-Bus&Truk-Antara UD Trucks & Nissan Diesel
UD Trucks PK 215

UD Trucks Corporation (UD Torakkusu Kabushikigaisha) adalah produsen kendaraan komersial seperti bus dan truk dari Jepang. Bisnis utamanya fokus pada penjualan truk kategori ringan, menengah maupun berat. Perusahaan ini awalnya bernama Nissan Diesel, dan sejak 1 Februari 2010 berganti nama menjadi UD Trucks.

Perjalanan UD Trucks dimulai tahun 1935 dengan berdirinya Nihon Diesel Industries, Ltd, di Kawaguchi, Jepang. Produksi pertamanya seperti mesin diesel 2-tak KD-series.

Tahun 1940, Nihon Diesel memerkenalkan TT6 series berkapasitas 4,5 ton. TT6 kemudian dikembangkan menjadi TN93 berdaya angkut 7,5 ton, dan menjadi truk berkapasitas angkut terbesar di Jepang saat itu.

Nihon Diesel kemudian menjadi produsen peralatan transportasi kendaraan komersial yang komprehensif di tahun 1950. Pada tahun 1955, nama UD lahir, ketika Minsei Diesel Industries memerkenalkan beragam jenis mesin diesel uniflow-scavenging 2-tak.

Inisial UD sendiri sejatinya diilhami dari kependekan kata Uniflow Diesel, yang dipakai untuk menamai mesin bus dan truk mereka. Dan di Indonesia, UD diartikan dengan Ultimate Dependability.

Tahun 1960 nama perusahaan berubah lagi, kali ini ke Nissan Diesel Motor Co, Ltd. Tahun ini pula, Nissan Diesel memerkenalkan varian traktor head dan forward-control truck. Tahun 1989, Nissan Diesel membuat perjanjian dengan produsen kendaraan berat dari italia, IVECO untuk bersama-sama mengembangkan mesin diesel rendah polusi.

Tahun 2007, Nissan Diesel diakuisisi Volvo Group, setelah adanya perjanjian antara Nissan Motor dengan Volvo bahwa nama merek UD tidak berubah. Dan di tahun ini pula, Nissan Diesel dan Mitsubishi Fuso Truck menandatangi kontrak OEM. Dalam kesepakatan tersebut kedua perusahaan sepakat memasok mesin satu sama lain untuk digunakan dalam produksi bus mereka.

Di bulan Agustus 2009, Nissan Diesel dan Mitsubishi Fuso mengumumkan rencana kerjasama lebih lanjut dalam manufaktur bus, termasuk pembentukan perusahaan patungan untuk bisnis bus.

Namun begitu pada 29 Oktober 2010, kedua perusahaan mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan diskusi tersebut dan perjanjian pasokan OEM juga berakhir.(AGL)

Editor : Antonius Sulistyo

Dedi Sofyan

Wartawan muda yang dinamis dan penuh potensi. Ranah otomotif adalah minatnya, dan Mobilkomersial.com jadi tantangannya.

Tinggalkan Balasan